5 Mainan Tradisional Paling Populer

5 Mainan Tradisional Paling Populer

Dari banyaknya mainan tradisional di Indonesia, terdapat 5 mainan tradisional yang paling populer. Memang benar, jika berbicara soal kepopuleran suatu mainan maka akan sangat relatif dan bisa jadi bahkan menjadi bahan perdebatan. Namun, terdapat 4 mainan yang memang bisa disetujui sebagai mainan tradisional terpopuler di negeri ini. Salah satu contohnya adalah petak umpet. Permainan ini terbilang permainan tradisional yang tidak membutuhkan alat apapun namun benar-benar terasa seru dan menantang. Permainan ini dimainkan secara bersama-sama oleh beberapa orang sekaligus. Permainan ini hanya soal bagaimana seseorang yang mendapatkan giliran sebagai pencari untuk menemukn teman-teman yang bersembunyi diberbagai tempat. Jika tidak berhasil menemukannya, maka pencari akan terus mendapatkan tugas tersebut. Permainan ini sangat mudah dimainkan seperti mudahnya para pemula untuk judiqq.
5 Mainan Tradisional Paling Populer
Selain itu, masih ada empat mainan tradisional lainnya yang juga sangat populer. Contoh lain yang kedua adalah bola bekel. Permainan ini cukup sederhana dan hanya membutuhkan dua alat yaitu bola yang mudah memantul dan juga biji kopi. Meskipun sederhana, namun butuh ketelatenan untuk bisa memainkan permainan ini. Contoh ketiga adalah dakon. Permainan duel satu lawan satu ini tebilang sangat populer dan murah meriah. Permainan ini memiliki nama yang beragam di Indonesia namun jika berbicara istilah dakon maka banyak orang yang akan memahaminya. Contoh keempat untuk mainan tradisional adalah gobak sodor. Permainan ini juga terbilang sangat sederhana dan bahkan tidak membutuhkan alat apapun kecuali sebuah lapangan yang mirip dengan lapangan bulutangkis. Memainkan permainan gobak sodor sangatlah menyenangkan dan menyehatkan karena siapapun yang bermain akan aktif bergerak. Dan contoh yang kelima adalah egrang. Mainan ini merupakan sebuah alat berjalan yang biasanya terbuat dari bambu. Bentuk egrang hanya seperti tongkat biasa yang memiliki pijakan kaki dan tugas orang yang memainkannya harus benar-benar mengatur keseimbangan. Meskipun terbilang populer, mainan yang satu ini tidak disarankan untuk anak yang masih terlalu kecil dan tidak berada didalam pengawasan orang tua.